Kronologi Pelecehan Seksual yang Dialami Sang Adik Diungkap Bertrand Antolin, Sebut Keinginan Ini

Kronologi Pelecehan Seksual yang Dialami Sang Adik Diungkap Bertrand Antolin, Sebut Keinginan Ini

Artis peran Bertrand Antolin membeberkan kronologi kasus pelecehan seksual yang dialami adik kandungnya. Adik Bertrand Antolin jadi korban pelecehan seksual dari oknum pengajar sekolah setir mobil. Saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi Trans TV, Bertrand Antolin pun mengungkap kejadiannya.

Bertrand mengaku baru mengetahui adiknyamengalami pelecehan seksual beberapa hari lalu. Sedangkan pelecehan terjadi pada bulan November 2019 lalu. Kasus ini terungkap setelah Bertrand Antolin menyarankan sang adik untuk melanjutkan kursus mobilnya.

Mulanya, ia dan sang adik tengah lari bersama. Mereka berbincang dan menyinggung soal perkuliahan. Bertrand Antolin ingin sang adik melanjutkan kursus mobil lagi untuk kebutuhan kuliah.

"Jadi kita (Bertrand dan adik) habis cari kampus untuk dia (adik) kuliah, kita lagi hobi lari pagi dan lihat mobil mobil parkir di kursus mobil," ungkap Bertrand, dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Rabu (24/6/2020). "Saya bilang 'lancarin, kamu punya les mobil, jangan sampai sopir enggak masuk, kamu enggak bisa kuliah'," ujar Betrand lagi. Mendengar saran Bertrand, sang adik justru langsung menolaknya secara tegas.

Adik perempuannya itu langsung menceritakan apa yang dialaminya. Ia mengatakan bahwa sopir yang mengajarinya membuatnya takut dan berperilaku aneh. Bertrand Antolin pun ingin tahu secara detail apa yang dialami sang adik.

Sesampainya di rumah, ia pun menanyakan kepada keluarganya. Rupanya satu rumah sudah tahu apa yang pernah dialami sang adik. "Sampai rumah saya terus, kenapa, kenapa, kenapa, ternyata satu rumah sudah tahu kecuali saya," kata Bertrand.

Diungkapkan Bertrand, saat itu sang adik sampai tidak nyaman di hari hari terakhir les. Ia sampai minta sang ayah untuk menemaninya, namun rupanya tidak diperbolehkan. "Dia bahkan sampai enggak nyaman di hari hari terakhir dia les.

Dia minta bokap untuk menemani, (tapi) tidak boleh, bokap disuruh pulang, saya enggak tahu (yang tidak memperbolehkan)," ujar Bertrand lagi. Beruntung, pria berusia 39 tahun itu mengatakan bagian intim sang adik tidak disentuh sama sekali oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Setelah diceritakan apa yang dialami sang adik, Betrand pun langsung menyambangi kursus mobil sang adik.

Namun saat ke sana, tempat kursus mobil itu tutup. Ia melihat ada nomor telepon yang tertera di sana. "Saya ke tempat lesnya kan, tapi tutup, nah ada nomor telepon yang tertera di kaca," kata Bertrand.

Tak menunggu lama, ia langsung menghubungi nomor tersebut dan mengatakan ingin berbicara dengan pemilik kursus. Bukannya diperlakukan secara baik, nomor Bertrand justru malah diblok. "Saya coba hubungin, saya kasih tahu kalau saya mau bicara sama owner karena adik saya mengalami pelecehan oleh salah satu guru atau drivernya.

Tapi saya malah diblok," ucap Bertrand. Tak menyerah, Betrand pun mencari tahu identitas pemilik kursus mobil tersebut, termasuk alamat rumahnya. Usahanya membuahkan hasil.

Ia berhasil menyambangi kediaman pemilik usaha kursus mobil tersebut dan berbincang kepada pemiliknya. "Saya cari pemilik kursusnya dimana, saya samperin. Di sana keluar ibu ibu yang sudah berumur, lalu saya cerita kalau adik saya mengalami pelecehan.

Tapi karena mungkin udah tua, bukannya minta maaf, tapi defensif duluan, tapi gak masalah," kata Bertand. Ia mengungkapkan satu keinginan pada pemilik kursus. Bertrand tak ingin ada korban lain yang alami hal yang sama seperti sang adik.

"Keinginan saya cuma satu, jangan ada korban korban selanjutnya. Saya sangat berhati hati apa yang saya lakukan di sosial media. Tujuan saya adalah agar semua orang tua tahu, kalau anak lagi les ditemenin. Hanya itu, mau les apa saja. Dan nomor anak tidak sama gurunya, kalau mau menyesuaikan jadwal, sama orang tua," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Betrand Antolin menuliskan apa yang terjadi pada adiknya lewat Insta Stories di Instagram miliknya. Ia ingin mencari tahu pelaku pelecehan tersebut. "Buat para orang tua yang anak gadisnya mau belajar mobil di tempat les private,

HATI HATI… Adik kandung saya baru saya ketahui dapat pelecehan oleh sang "guru" tersebut," kata Bertrand Antolin di akunnya @bertrand1407. "No telepon adik saya di chat tidak sopan,

Padahal nomor tersebut katanya buat menyesuaikan jadwal. Enaknya diapain, ya?" tulis Bertrand Antolin lagi. "Saya hubungi ke nomor WhatsApp les mobil tersebut (bukan oknum gurunya)

Untuk melaporkan dan ingin bicara dengan pemilik, malah saya diblok!!, Yang angkat telepon yang kemudian saya diblok padahal cewek loh Kok sesama wanita gak simpatik yaaa," tulis Betrand Antolin.

Tak berselang lama setelah mengumumkan kejadian yang dialami adiknya, akhirnya terungkap pemilik sekolah mengemudi tersebut. "Sudah ketemu pemilik les mobilnya," ucap Bertrand Antolin dalam Instagram miliknya. Tak lupa, Bertrand mengucapkanterima kasih kepada semua yang telah memberikan support.

"Thank you for all your support, Love you semuanya," pungkas Bertrand Antolin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *