Bagaimana Cara Memilih AC yang Tepat?

Bagaimana Cara Memilih AC yang Tepat?

Ketika awal kali Anda memulai berumah tangga, memiliki hunian tentunya merupakan kebutuhan yang paling utama. Sekalipun disini masih belum memiliki rumah baru, pastinya untuk pasangan baru harus hidup mandiri. Nantinya para keluarga baru ini perlu membeli rumah, menyewa rumah ataupun menyewa apartemen.

Dengan berpindah pada hunian baru, tentu saja hal tersebut akan memberikan pengeluaran yang  makin bertambah. Karena memang Anda perlu mengisi rumah-rumah tersebut dengan berbagai macam perabotan rumah tangga, termasuk salah satunya di sini yaitu alat elektronik.

Salah satu alat elektronik yang keberadaannya cukup penting yaitu AC. Hal tersebut terbilang wajar, karena memang mengingat kondisi saat ini yang semakin panas. Bagi Anda yang kebetulan ingin mencari AC, maka berikut ini adalah beberapa tips memilih AC yang tepat.

Bagaimana Cara Memilih AC yang Tepat?

 

Pilih PK yang Sesuai

Tips yang pertama yaitu Anda harus menetapkan ukuran PK yang benar-benar sesuai bagi AC saat Anda hendak memasangnya di rumah. Jika ruangan rumah yang Anda pasang AC tersebut cenderung luas, maka tentunya ukuran PK yang dibutuhkan di sini relatif besar. Namun sebaliknya, jika ukuran ruangan cenderung kecil, maka Anda bisa menggunakan PK yang kecil. Dengan begitu nantinya Anda tidak akan melakukan pemborosan energi listrik yang sia-sia.

Pilih AC Inverter

AC inverter terbaru saat ini memang semakin menjadi pilihan, terutama bagi pasangan muda Indonesia. Hal tersebut dikarenakan AC dengan teknologi inverter mampu menghemat listrik jika dibandingkan dengan AC yang memakai kompresor biasa.

AC jenis lain umumnya disebut dengan AC konvensional atau AC standart memakai kompresor yang menyala dan mati berulang kali tiap kali digunakan untuk menjaga tingkat sejukkan. Untuk AC standart ini ketika l telah mencapai suhu yang ditetapkan, maka kompresor otomatis akan mati.

Ketika suhu ruang dengan tiba-tiba naik di derajat tertentu, maka kompresor akan menyala kembali. Hal tersebut bisa Anda kenali dengan bunyi khas yang dikeluarkan oleh AC. Proses nyala dan mati yang terjadi secara berulang-ulang tersebut menyebabkan konvensional ini perlu mengkonsumsi daya listrik yang jauh lebih besar.

AC tersebut berbeda dengan penggunaan AC inverter compressornya yang cenderung terus menyala. Aplikasi dengan teknologi inverter tersebut mencapai suhu yang telah ditetapkan, maka kecepatan gerak dari motor kompresor akan mulai melambat. Dan ketika suhu ruangan kembali naik di derajat tertentu, maka motor kompresor akan kembali menyesuaikan kecepatan gerak dalam menstabilkan suhu ruang.

Sistem kerja pada AC inverter di bagian motor kompresor tersebutlah yang akhirnya membuat pemakaian listrik pada AC Ini memang cenderung lebih hemat. Sehingga dengan begitu Anda pun akan mampu menghemat pengeluaran tiap bulan untuk tagihan listrik.

Beda dengan AC inverter Daikin Indonesia, kompresornya terus menyala. Sementara pada saat mencapai suhu yang ditetapkan, maka kecepatan gerakan dari AC saja yang melambat. Dan jika  suhu ruang beranjak naik pada derajat tertentu. Maka kompresor kembali menyesuaikan kecepatan geraknya untuk mempertahankan suhu ruang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *